Jumat, 15 April 2011

all in here

all in here


cara mengeluarkan semut dari telinga

Posted: 15 Apr 2011 01:08 AM PDT

Ane juga pernah sewaktu naik motor tiba2 dari dalam telinga terasa ada yg menggigit, rupanya helm yg saya pakai ada semutnya dan masuk ke telinga, sakitnya lumayan gan.

Cara mengeluarkan semut dari dalam telinga :

  • Kalau kejadiannya di dalam rumah, arahkan lobang telinga ke lampu.
  • Kalau siang hari, arahkan lobang telinga ke sinar matahari.
  • Kalau agan lagi di kebun malam2, arahkan lampu center/sentolop kearah lobang telinga.
  • Kalau agan lagi berkendaraan motor, buka helm cari sumber cahaya, arahkan lobang telinga ke sumber cahaya terdekat (mungkin lampu toko, dll).
Kenapa mesti lobang telinga diarahkan ke cahaya. Semut kalau tersesat dalam kegelapan akan selalu mencari sumber cahaya, kalau lobang telinga agan dikasih cahaya, pasti semut akan keluar ke arah sumber cahaya.

Daftar Berat Badan Ideal Dari Ukuran Tinggi Badan

Posted: 15 Apr 2011 12:58 AM PDT



Setiap orang umumnya ingin memiliki berat badan yang normal atau ideal agar terlihat proporsional di mana tinggi badan dan berat badan seimbang. Orang yang berat badannya kurang dari ideal biasanya akan terlihat kurus, sedangkan yang berat badannya di atas ideal biasanya akan terlihat gemuk. Walaupun demikian, banyak orang yang mempunyai berat badan yang tidak ideal, selama sehat maka tidak harus berjuang mengubah berat badannya menjadi berat badan ideal.


Berikut ini adalah daftar berat badan ideal manusia yang terbagi atas kelompok laki-laki dan perempuan :

Tinggi 145 cm :
- Wanita : 46-50 kg (kecil) 49-55 (sedang) 53-59 kg (besar)

Tinggi 147 cm :
- Wanita : 46-51 kg (kecil) 50-56 (sedang) 54-61 kg (besar)

Tinggi 150 cm :
- Wanita : 47-52 kg (kecil) 51-57 (sedang) 55-62 kg (besar)

Tinggi 152 cm :
- Wanita : 48-53 kg (kecil) 52-58 (sedang) 56-63 kg (besar)

Tinggi 155 cm :
- Pria : 57-60 kg (kecil) 58-63 (sedang) 61-67 kg (besar)
- Wanita : 49-55 kg (kecil) 53-60 (sedang) 58-65 kg (besar)

Tinggi 157 cm :
- Pria : 58-61 kg (kecil) 59-64 (sedang) 62-68 kg (besar)
- Wanita : 50-56 kg (kecil) 55-61 (sedang) 59-66 kg (besar)

Tinggi 160 cm :
- Pria : 59-61 kg (kecil) 60-65 (sedang) 63-70 kg (besar)
- Wanita : 51-57 kg (kecil) 56-62 (sedang) 61-68 kg (besar)

Tinggi 163 cm :
- Pria : 60-62 kg (kecil) 61-66 (sedang) 64-71 kg (besar)
- Wanita : 53-59 kg (kecil) 57-64 (sedang) 62-70 kg (besar)

Tinggi 165 cm :
- Pria : 61-63 kg (kecil) 62-67 (sedang) 65-73 kg (besar)
- Wanita : 54-60 kg (kecil) 59-65 (sedang) 63-72 kg (besar)

Tinggi 168 cm :
- Pria : 61-65 kg (kecil) 63-69 (sedang) 66-75 kg (besar)
- Wanita : 56-61 kg (kecil) 60-66 (sedang) 65-74 kg (besar)

Tinggi 170 cm :
- Pria : 62-66 kg (kecil) 65-70 (sedang) 68-77 kg (besar)
- Wanita : 57-63 kg (kecil) 61-68 (sedang) 66-76 kg (besar)

Tinggi 173 cm :
- Pria : 63-67 kg (kecil) 66-71 (sedang) 69-79 kg (besar)
- Wanita : 58-64 kg (kecil) 63-69 (sedang) 67-77 kg (besar)

Tinggi 175 cm :
- Pria : 64-69 kg (kecil) 67-73 (sedang) 71-81 kg (besar)
- Wanita : 60-66 kg (kecil) 64-71 (sedang) 69-78 kg (besar)

Tinggi 178 cm :
- Pria : 65-70 kg (kecil) 69-74 (sedang) 72-82 kg (besar)
- Wanita : 61-67 kg (kecil) 66-72 (sedang) 70-80 kg (besar)

Tinggi 180 cm :
- Pria : 66-71 kg (kecil) 70-76 (sedang) 73-84 kg (besar)
- Wanita : 62-68 kg (kecil) 67-73 (sedang) 71-81 kg (besar)

Tinggi 183 cm :
- Pria : 68-73 kg (kecil) 71-78 (sedang) 75-86 kg (besar)

Tinggi 185 cm :
- Pria : 69-75 kg (kecil) 73-80 (sedang) 77-88 kg (besar)

Tinggi 188 cm :
- Pria : 71-77 kg (kecil) 75-81 (sedang) 79-91 kg (besar)

Tinggi 190 cm :
- Pria : 72-79 kg (kecil) 76-84 (sedang) 81-93 kg (besar)
-----
Cara Membaca Informasi Daftar Berat Badan Ideal :
Misalkan seorang wanita beratnya 65 kilogram dan tingginya 161 centimeter, maka wanita tersebut masuk dalam kategori berat ideal dan termasuk dalam golongan ukuran tubuh yang besar. Jika beratnya 70 kg, maka termasuk tidak ideal dan masuk ke dalam ukurang orang yang sangat besar.

Tambahan :
Jangan terlalu memaksakan diri untuk mengurangi ataupun menambah berat badan jika caranya membahayakan diri sendiri dan orang lain yang ada di sekitarnya.

Gagal Hanya Perisitiwa, Bukan Orangnya!

Posted: 15 Apr 2011 12:56 AM PDT

Definisi gagal : ga•gal v 1 tidak berhasil; tidak tercapai (maksudnya); 2 tidak jadi.

Dari definisi tersebut kita bisa tarik kesimpulan , bahwa orang yang gagal adalah orang yang tidak tercapai tujuannya, yang dia perbuat tidak jadi atau ngga beres / ngga selesai, jadi saat kita berada dalam event "gagal" setidaknya kita belajar sesuatu dari kegagalan kita saat itu dan kita berpikir, merubah strategi dan pada akhirnya kita bisa menyelesaikannya dengan sukses, jadi sekali lagi gagal adalah peristiwa bukan orangnya


"Failure is an event, never a person; an attitude, not an outcome."- Zig Ziglar


Tidak ada manusia yang terlahir untuk gagal. Kejatuhan dan keterpurukan adalah event2 yang mendewasakan kita. Saat kita jatuh kita mempunyai 2 pilihan : "cukup sampai sini, saya tidak mau mencoba lagi" atau "oke, kalau begini belum berhasil, gue ubah strategi, dan gue mau coba lagi!"

"There are two fatal errors that keep great projects from coming to life: Not finishing. Not starting." - Buddha.


Walaupun kegagalan adalah peristiwa, bukan orangnya banyak orang berpikir mereka adalah orang gagal, yah dan itu menjadikan menanamkan mental gagal dalam dirinya, karena apa yang kita katakan dan pikirkan, niscaya itulah yang kita dapat. Orang sukses melihat kesempatan dalam kesempitan, orang gagal melihat kesulitan dalam kesempatan. Saat mental gagal tertanam dalam diri seseorang, bahkan untuk mencobapun sudah tidak mau walau sebenarnya mereka memiliki potensi yang lebih dari cukup. Hey bangun dong teman2, kita masi muda kita bisa menjadi apa aja yang kita mau, kuncinya gampang kok dreaming, acting, evaluating.

"The greatest failure is the failure to try." - William A. Ward.


Mimpi aja setingginya, jangan takut jatuh dulu soalnya itu membatasi kita untuk maju! Saat kita jumpai kerikil2, kita bisa menambah strategi kita menggunakan sandal, saat kita kesulitan mendaki karena batu besar2 kita bisa mengubah sandal kita menjadi sepatu, saat kita menaiki jalanan yang terjal kita bisa ambil kayu untuk menjadikannya tongkat membantu kita jalan. Orang sukses adalah orang yang jenius dalam kehidupan, orang jenius adalah orang yang melihat hal yang sama dengan orang lain tapi berpikir beda tentang hal itu.

"A minute's success pays the failure of years." - Robert Browning

Orang sukses bukan berarti dia tidak pernah menjumpai kegagalan, tentu orang yang saat ini kita lihat sukses, kita hanya mengagumi kesuksesannya saat ini, dan kita akan tercengang akan jatuh bangunnya, sakit2annya saat meraih kesukseseannya saat ini. Dan tentunya jika di tanya tentu orang sukses tersebut akan lebih seru ceritain waktu dia susah2 nya deh, gimana dia bisa membangun bisnis, awalnya yang bener2 susah payah modal dengkul sampe sekarang dengkulnya ga di pake lagi buat bisnisnya. Ya kalo mau cepet sukses, sering2 aja deh mencoba sesuatu dan tekunin dan ganti strategi nya saat mengalami kegagalan, dengan banyak nya kegagalan tentu banyak pelajaran yang kita bisa ambil dan itu modal yang paling penting untuk mencapai kesuksesan.

"If you want to increase your success rate, double your failure rate." - Thomas Watson, Sr



"Pikirkan dan jadilah seperti apa yang ingin kita mau sendiri,
karena kita sendiri yang membuat batas dalam diri kita sendiri." – Antonius Felix

Gajah dan 7 Orang Buta

Posted: 15 Apr 2011 12:38 AM PDT

Dahulu kala ada seorang raja yang mengalami kerepotan dengan para menterinya. Mereka terlalu banyak berdebat sehingga nyaris tak satu pun keputusan dapat diambil. Para menteri itu, mengikuti tradisi politik kuno, masing-masing menyatakan dirinyalah yang paling benar dan yang lainnya salah. Meskipun demikian, ketika sang raja yang penuh kuasa menggelar perayaan festival umum, mereka semua bisa sepakat untuk cuti bersama.
Festival yang luar biasa itu digelar di sebuah stadion besar. Ada nyanyian, tarian, akrobat, badut, musik dan banyak lagi. Di puncak acara, di tengah kerumunan banyak orang, yang para menteri tentunya menempati tempat duduk terbaik, sang raja menuntun sendiri seekor gajah ke tengah arena. Di belakang gajah itu berjalanlah tujuh orang buta, yang telah diketahui oleh khalayak sebagai seorang yang buta sejak lahir.
Sang raja meraih tangan orang buta pertama, menuntunnya untuk meraba belalai gajah itu dan memberitahunya bahwa itu adalah gajah. Raja lalu membantu orang kedua untuk meraba gading sang gajah, orang buta ketiga meraba kuping nya, yang keempat meraba kepalanya, yang kelima meraba badannya, yang keenam meraba kaki, dan yang ketujuh meraba ekornya, lalu menyatakan kepada masing-masing orang-orang buta tersebut bahwa itulah yang dinamakan gajah.
Lalu raja kembali kepada orang buta pertama, dan memintanya untuk menjelaskan dengan lantang, seperti apakah gajah itu.
"Menurut pertimbangan dan pendapat saya yang ahli ini," kata si buta pertama yang meraba belalai gajah, "saya nyatakan dengan keyakinan penuh bahwa gajah adalah sejenis ular dari marga Python asiaticus."
"Sungguh omong kosong!" Seru si buta kedua yang meraba gading gajah. "Gajah terlalu keras untuk dianggap sebagai ular. Fakta sebenarnya, dan saya tak pernah salah, gajah itu seperti bajak petani."
"Jangan melucu" sergah si uta ketiga yang meraba kuping si gajah. "Gajah adalah seperti kipas yang besar."
"Kalian idiot tidak berguna" tawa si buta keempat yang meraba kepala gajah. "Gajah sudah pasti adalah sebuah gentong air besar yang diselimuti kain berbulu."
"Mustahil! Benar-benar mustahil!" cibir si buta kelima yang meraba badan gajah. "Gajah adalah sebuah batu karang besar."
"Parah!" Teriak si buta keenam yang meraba kaki gajah. "Gajah sebenarnya merupakan sebatang pohon!"
"Dasar orang-orang picik!" Seringai si buta terakhir yang meraba ekor gajah. "Aku beritahu kalian, gajah adalh semacam cambuk pengusir lalat. Aku tahu, karena aku merasakannya."
Dan para buta pun mulai berbantah-bantahan dengan sengit, semua berbicara berbarengan sehingga kata-kata mereka melebur menjadi teriakan-teriakan lantang dan panjang. Tatkala penghinaan mulai keluar dari mulut mereka, maka jotosan demi jotosan pun mulai bermunculan. Para buta itu tentunya tidak yakin betul siapa yang mereka jotos, tapi tampaknya siapa yang kena bukan lagi masalah penting, karena saat ini mereka sedang berjuang demi prinsip, demi integritas, demi kebenaran. Kebenaran menurut mereka masing-masing.
Perdebatan yang berujung perkelahian itu pun dilerai oleh para prajurit. Kerumunan hadirin di stadion terdiam, terpaku di tempatnya masing-masing, dan wajah para menteri tampak malu. Setiap orang yang hadir di sana menangkap pesan yang ingin disampaikan sang raja melalui gajah dan para orang buta itu.
_______________________________________________________________________________________
Masing-masing dari kita pada hakikatnya hanya mengetahui sebagian saja dari kebenaran. Bila kita memegang teguh pengetahuan kita yang terbatas itu sebagai kebenaran mutlk, kita tak ubahnya seperti salah satu dari orang-orang buta itu, yang meraba satu bagian dari seekor gajah dan menyimpulkan bahwa pengalaman parsial mereka itu adalah kebenaran, sedangkan yang lainnya SALAH...
Alih-alih "beriman buta", kita dapat berdialog. Bayangkanlah seperti apa jadinya bila ketujuh orang buta itu, bukannya memperdebatkan data-data mereka, tetapi malah menggabungkan pengalaman.
Mereka akan menarik kesimpulan bahwa seekor gajah adalah sesuatu seperti batu karang besar yang ditopang empat batang pohon. Di Belakang batu karang itu ada seutas cambuk pengusir lalat, dan di depannya ada gentong air besar. Di setiap sisi gentong tersebut terdapat sebuah kipas besar dengan dua bajak yang mengapit seekor ular Phyton panjang!
Bukan gambaran buruk bagi seekor gajah... Bagi orang yang TAK AKAN PERNAH melihatnya.
Cerita Gajah dan 3 Orang Buta dari bab 74, hal 206, buku "Si Cacing dan Kotoran Kesayangannya" - Ajahn Brahm

30 Pepatah Cina

Posted: 15 Apr 2011 12:36 AM PDT

1. Di belakang setiap orang yang cakap, selalu ada orang hebat lainnya.

2. Jika kekuatan Anda kecil, jangan membawa beban berat. Jika kata-kata Anda yang tidak berharga, tidak memberikan nasihat.

3. Permata tidak dapat dipoles tanpa gesekan, atau orang sempurna tanpa percobaan.

4. Pria menjadi tua, mutiara menjadi kuning, tidak ada obat untuk itu.

5. Jika Anda sabar dalam satu saat marah, engkau akan luput seratus hari kesedihan.

6. Jika kekuatan Anda kecil, jangan membawa beban berat. Jika kata-kata Anda yang tidak berharga, tidak memberikan nasihat.

7. Dari semua tiga puluh enam alternatif, melarikan diri adalah yang terbaik.

8. Anda tidak dapat mencegah burung kesedihan terbang di atas kepala Anda, tetapi Anda dapat mencegah mereka dari membangun sarang di rambut Anda.

9. Lebih baik menyalakan lilin daripada mengutuk kegelapan.

10. Seorang bijak membuat keputusan sendiri, orang bodoh mengikuti opini publik.


11. Siapa yang tidak puas dengan dirinya sendiri akan tumbuh; yang tidak yakin kebenaran sendiri akan belajar banyak hal.

12. Dalam sarang yang rusak ada beberapa telur utuh.

13. Sebuah berlian dengan cacat adalah lebih baik daripada batu umum yang sempurna.

14. Untuk menarik nasib baik, menghabiskan satu sen baru pada teman lama, berbagi kesenangan lama dengan teman baru dan mengangkat hati seorang sahabat sejati dengan menulis namanya di sayap naga.

15. Jika Anda harus memainkan, memutuskan tiga hal di awal: aturan permainan, pertaruhan, dan waktu berhenti.

16. Kebiasaan adalah jaring laba-laba pada awalnya; kabel pada akhirnya.

17. Jika saya menyimpan dahan hijau di hati saya, maka burung bernyanyi akan datang.

18. Surga memiliki sebuah jalan tapi tidak ada yang jalan kesana, neraka tidak memiliki gerbang tapi manusia menggali untuk mencapai kesana

19. Carilah sesuatu sampai Anda menemukannya dan Anda tidak akan kehilangan tenaga kerja Anda.

20. Sebuah percakapan tunggal dengan orang bijak bernilai studi satu bulan buku.

21. Orang yang mengejar balas dendam harus menggali dua kuburan.

22. Jika kita tidak mengubah arah kita, kita cenderung berakhir di mana kita tuju.

23. Saya mendengar dan saya lupa. Saya melihat dan saya ingat. Saya lakukan dan saya mengerti.

24. Jangan cemas harapan yang belum tiba, jangan sia-sia menyesali apa yang sudah lalu.

25. Jika Anda berencana untuk satu tahun, tanamlah padi. Jika Anda berencana selama sepuluh tahun, tanamlah pohon. Jika Anda berencana selama 100 tahun, didiklah manusia.

26. Satu sukacita menebarkan seratus kesedihan.

27. Dia yang bertanya adalah bodoh selama lima menit, tetapi ia yang tidak meminta tetap bodoh selamanya.

28. Beri seseorang ikan, dan dia akan makan untuk sehari. Ajari dia bagaimana untuk memancing ikan dan dia akan makan selamanya.

29. Belajar adalah harta yang akan mengikuti pemiliknya mana-mana.

30. Tinta pucat lebih baik daripada memori terbaik.

Houtman Zainal Arifin - Dari OB jadi Vice President!

Posted: 15 Apr 2011 12:35 AM PDT

Sekitar tahun 60an Houtman memulai karirnya sebagai perantau, berangkat dari desa ke jalanan Ibukota. Merantau dari kampung dengan penuh impian dan harapan, Houtman remaja berangkat ke Jakarta. Di Jakarta ternyata Houtman harus menerima kenyataan bahwa kehidupan ibukota ternyata sangat keras dan tidak mudah. Tidak ada pilihan bagi seorang lulusan SMA di Jakarta, pekerjaan tidak mudah diperoleh. Houtman pun memilih bertahan hidup dengan profesi sebagai pedagang asongan, dari jalan raya ke kolong jembatan kemudian ke lampu merah menjajakan dagangannya.

Tetapi kondisi seperti ini tidak membuat Houtman kehilangan cita-cita dan impian. Suatu ketika Houtman beristirahat di sebuah kolong jembatan, dia memperhatikan kendaran-kendaraan mewah yang berseliweran di jalan Jakarta. Para penumpang mobil tersebut berpakaian rapih, keren dan berdasi. Houtman remaja pun ingin seperti mereka, mengendarai kendaraan berpendingin, berpakaian necis dan tentu saja memiliki uang yang banyak. Saat itu juga Houtman menggantungkan cita-citanya setinggi langit, sebuah cita-cita dan tekad diazamkan dalam hatinya.

Azam atau tekad yang kuat dari Houtman telah membuatnya ingin segera merubah nasib. Tanpa menunggu waktu lama Houtman segera memulai mengirimkan lamaran kerja ke setiap gedung bertingkat yang dia ketahui. Bila ada gedung yang menurutnya bagus maka pasti dengan segera dikirimkannya sebuah lamaran kerja. Houtman menyisihkan setiap keuntungan yang diperolehnya dari berdagang asongan digunakan untuk membiayai lamaran kerja.

Sampai suatu saat Houtman mendapat panggilan kerja dari sebuah perusahaan yang sangat terkenal dan terkemuka di Dunia, The First National City Bank (Citibank), sebuah bank bonafid dari USA. Houtman pun diterima bekerja sebagai seorang Office Boy. Sebuah jabatan paling dasar, paling bawah dalam sebuah hierarki organisasi dengan tugas utama membersihkan ruangan kantor, wc, ruang kerja dan ruangan lainnya.

Tapi Houtman tetap bangga dengan jabatannya, dia tidak menampik pekerjaan. Diterimanyalah jabatan tersebut dengan sebuah cita-cita yang tinggi. Houtman percaya bahwa nasib akan berubah sehingga tanpa disadarinya Houtman telah membuka pintu masa depan menjadi orang yang berbeda.

Sebagai Office Boy Houtman selalu mengerjakan tugas dan pekerjaannya dengan baik. Terkadang dia rela membantu para staf dengan sukarela. Selepas sore saat seluruh pekerjaan telah usai Houtman berusaha menambah pengetahuan dengan bertanya tanya kepada para pegawai. Dia bertanya mengenai istilah istilah bank yang rumit, walaupun terkadang saat bertanya dia menjadi bahan tertawaan atau sang staf mengernyitkan dahinya. Mungkin dalam benak pegawai "ngapain nih OB nanya-nanya istilah bank segala, kayak ngerti aja". Sampai akhirnya Houtman sedikit demi sedikit familiar dengan dengan istilah bank seperti Letter of Credit, Bank Garansi, Transfer, Kliring, dll.

Suatu saat Houtman tertegun dengan sebuah mesin yang dapat menduplikasi dokumen (saat ini dikenal dengan mesin photo copy). Ketika itu mesin foto kopi sangatlah langka, hanya perusahaan perusahaan tertentu lah yang memiliki mesin tersebut dan diperlukan seorang petugas khusus untuk mengoperasikannya. Setiap selesai pekerjaan setelah jam 4 sore Houtman sering mengunjungi mesin tersebut dan minta kepada petugas foto kopi untuk mengajarinya. Houtman pun akhirnya mahir mengoperasikan mesin foto kopi, dan tanpa di sadarinya pintu pertama masa depan terbuka. Pada suatu hari petugas mesin foto kopi itu berhalangan dan praktis hanya Houtman yang bisa menggantikannya, sejak itu pula Houtman resmi naik jabatan dari OB sebagai Tukang Foto Kopi.

Menjadi tukang foto kopi merupakan sebuah prestasi bagi Houtman, tetapi Houtman tidak cepat berpuas diri. Disela-sela kesibukannya Houtman terus menambah pengetahuan dan minat akan bidang lain. Houtman tertegun melihat salah seorang staf memiliki setumpuk pekerjaan di mejanya. Houtman pun menawarkan bantuan kepada staf tersebut hingga membuat sang staf tertegun. "bener nih lo mo mau bantuin gua" begitu Houtman mengenang ucapan sang staff dulu. "iya bener saya mau bantu, sekalian nambah ilmu" begitu Houtman menjawab. "Tapi hati-hati ya ngga boleh salah, kalau salah tanggungjawab lo, bisa dipecat lo", sang staff mewanti-wanti dengan keras. Akhirnya Houtman diberi setumpuk dokumen, tugas dia adalah membubuhkan stempel pada Cek, Bilyet Giro dan dokumen lainnya pada kolom tertentu. Stempel tersebut harus berada di dalam kolom tidak boleh menyimpang atau keluar kolom. Alhasil Houtman membutuhkan waktu berjam-jam untuk menyelesaikan pekerjaan tersebut karena dia sangat berhati-hati sekali. Selama mengerjakan tugas tersebut Houtman tidak sekedar mencap, tapi dia membaca dan mempelajari dokumen yang ada. Akibatnya Houtman sedikit demi sedikit memahami berbagai istilah dan teknis perbankan. Kelak pengetahuannya ini membawa Houtman kepada jabatan yang tidak pernah diduganya.

Houtman cepat menguasai berbagai pekerjaan yang diberikan dan selalu mengerjakan seluruh tugasnya dengan baik. Dia pun ringan tangan untuk membantu orang lain, para staff dan atasannya. Sehingga para staff pun tidak segan untuk membagi ilmu kepadanya. Sampai suatu saat pejabat di Citibank mengangkatnya menjadi pegawai bank karena prestasi dan kompetensi yang dimilikinya, padahal Houtman hanyalah lulusan SMA.

Peristiwa pengangkatan Houtman menjadi pegawai Bank menjadi berita luar biasa heboh dan kontroversial. Bagaimana bisa seorang OB menjadi staff, bahkan rekan sesama OB mencibir Houtman sebagai orang yang tidak konsisten. Houtman dianggap tidak konsisten dengan tugasnya, "jika masuk OB, ya pensiun harus OB juga" begitu rekan sesama OB menggugat.

Houtman tidak patah semangat, dicibir teman-teman bahkan rekan sesama staf pun tidak membuat goyah. Houtman terus mengasah keterampilan dan berbagi membantu rekan kerjanya yang lain. Hanya membantulah yang bisa diberikan oleh Houtman, karena materi tidak ia miliki. Houtman tidak pernah lama dalam memegang suatu jabatan, sama seperti ketika menjadi OB yang haus akan ilmu baru. Houtman selalu mencoba tantangan dan pekerjaan baru. Sehingga karir Houtman melesat bak panah meninggalkan rekan sesama OB bahkan staff yang mengajarinya tentang istilah bank.

19 tahun kemudian sejak Houtman masuk sebagai Office Boy di The First National City Bank, Houtman mencapai jabatan tertingginya yaitu Vice President. Sebuah jabatan puncak Citibank di Indonesia. Jabatan tertinggi Citibank sendiri berada di USA yaitu Presiden Director yang tidak mungkin dijabat oleh orang Indonesia.

Sampai dengan saat ini belum ada yang mampu memecahkan rekor Houtman masuk sebagai OB pensiun sebagai Vice President, dan hanya berpendidikan SMA. Houtman pun kini pensiun dengan berbagai jabatan pernah diembannya, menjadi staf ahli Citibank Asia Pasifik, menjadi penasehat keuangan salah satu gubernur, menjabat CEO di berbagai perusahaan dan menjadi inspirator bagi banyak orang.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Blog ini adalah blog dofollow, silahkan berkomentar sebanyak-banyaknya untuk mendapatkan backlink

Enter your email address:

Delivered by FeedBurner